Dyno Motor
Rangka dan roller dynotest motor...More
Electrical
Perangkat elektronik dan sensor dynotest...More
Dyno Mobil
Rangka dan roller dynotest mobil...More
Kamis, 26 Mei 2022
Dynozet Software
Software Dynotest
Software Dynozet V1.7.71
![]() |

SetCommState function failed (Error: 31)
Masalah tersebut dapat terjadi karena Windows 11 terkadang belum membaca
atau mengaktifkan driver USB-RS232 dengan sempurna setelah laptop melakukan
restart. Secara teknis, kondisi tersebut kemungkinan berkaitan dengan proses device
enumeration dan driver initialization pada Windows 11. Sebagai contoh,
awalnya perangkat terbaca sebagai COM3, kemudian nomor COM diubah secara
manual menjadi COM31. Setelah laptop di-restart, Windows tetap
menampilkan COM31, tetapi perangkat belum tentu siap digunakan oleh software. Ketika
driver di-install kembali, Windows akan membaca ulang perangkat USB-RS232
sehingga akhirnya COM tersebut dapat digunakan kembali. Jadi, kondisi COM
tetap terlihat tetapi tidak bisa connect lebih berkaitan dengan proses
pembacaan perangkat oleh Windows, bukan hanya karena nomor COM-nya.
Solusi pada software
DynoZet terbaru
Pada software Dynozet V1.7.109, masalah ini sudah kami atasi dengan
menambahkan fitur Scan / Auto Detect USB. Dengan fitur tersebut, user tidak
perlu lagi mengubah nomor COM secara manual melalui Device Manager. Software
akan melakukan pencarian secara otomatis terhadap perangkat USB yang terhubung
dan menentukan COM yang digunakan oleh perangkat tersebut.
Contohnya:
Sebelumnya:
USB-RS232 → COM3 → diubah manual menjadi COM31 → restart → terkadang tidak bisa
connect → perlu install driver kembali.
Dengan software terbaru Dynozet V1.7.109:
USB-RS232 → Windows menentukan COM secara otomatis → software melakukan Scan
USB → perangkat terdeteksi → software melakukan koneksi.
Rekomendasi
Untuk software Dynozet V1.7.109, tidak perlu mengubah alamat COM USB secara manual. Sebaiknya nomor COM yang diberikan Windows dibiarkan apa adanya, kemudian gunakan fitur Scan / Auto Detect USB pada software. Dengan cara ini, proses instalasi dan penggunaan menjadi lebih mudah dan mengurangi kemungkinan masalah koneksi akibat perubahan COM secara manual. Tambahan request dari USER saat klik “Save” atau “Refresh” skala full grafik pada (Power) tidak berubah. Skala tetap mengikuti Run1. Sehingga yang terjadi saat Run2, Run3, Run4, dan seterusnya terlihat grafik yang berjalan bukan skala grafik yang berjalan seperti versi sebelumnya. Jadi terlihat seperti melukis grafik pada sebuah papan.
Cara penggunaan:
Saat akan mulai pengujian dynotest sebelum klik "Scan" pastikan tombol RUN yang ada di tangan klik ON atau posisi RUN. Agar saat proses Scan USB bisa terdeteksi.
Update Software Dynozet V1.7.110
1. Penambahan Durasi Pengujian hingga 30 Detik
Pada versi sebelumnya, durasi pengujian dibatasi hingga 15 detik. Pada versi terbaru, durasi pengujian diperpanjang menjadi 30 detik.
Perubahan ini dilakukan karena pada motor standar yang telah dilakukan remap ECU, karakter mesin dapat mengalami perubahan, terutama pada bagian nafas mesin yang menjadi lebih panjang. Dalam beberapa kondisi, tenaga dan torsi sudah mulai menurun pada sekitar 8 detik, namun kendaraan masih terus mengalami peningkatan kecepatan.
Dengan durasi hingga 30 detik, pengguna dapat melihat perkembangan Top Speed berdasarkan waktu (Time) secara lebih lengkap, meskipun tenaga dan torsi sudah mulai mengalami penurunan.
Keuntungan:
- Pengujian tidak terhenti terlalu cepat.
- Memberikan waktu lebih panjang untuk melihat perkembangan Top Speed.
- Lebih sesuai untuk motor dengan karakter mesin yang memiliki nafas panjang.
- Data HP, Torsi, RPM, Speed, dan Time dapat diamati dengan lebih lengkap.
2. Penyempurnaan Mode Dyno1 dan Dyno3
Pada versi sebelumnya, Dyno1 dan Dyno3 memiliki metode penggunaan yang hampir sama. Perbedaan utamanya adalah Dyno3 memiliki tambahan sistem filter.
Pada versi terbaru, Dyno1 juga telah dilengkapi dengan menu Filter, sehingga pengguna dapat melakukan pengaturan filtering sesuai kebutuhan pengujian.
Selain itu, metode penggunaan Dyno3 telah diperbarui.
Sebelumnya, pengujian Dyno3 dilakukan menggunakan tombol sebagai acuan proses pengujian. Pada versi terbaru, sistem tersebut diganti menjadi menu Run berdasarkan RPM atau Km/h.
Perubahan ini dibuat berdasarkan kebutuhan pengguna agar proses pengujian dapat dilakukan dengan titik awal yang konsisten. Pengguna dapat menentukan pengujian dimulai pada RPM atau kecepatan tertentu, sehingga setiap run dapat dilakukan dengan kondisi awal yang lebih seragam.
Konsep penggunaannya dibuat menyerupai Dyno2, dengan perbedaan pada sumber RPM:
- Dyno 2 → menggunakan RPM Roller sebagai acuan.
- Dyno 3 → menggunakan RPM Mesin (Engine RPM) sebagai acuan.
Dengan sistem ini, pengguna dapat melakukan perbandingan Run 1, Run 2, Run 3, dan seterusnya dengan kondisi awal pengujian yang lebih konsisten.
REQUEST
Pada versi sebelumnya, informasi RPM pada Maximum Power dan Maximum
Torque mengikuti pilihan skala yang digunakan pada grafik. Jika pengguna
memilih RPM Roller, maka RPM pada informasi maksimum juga menggunakan
RPM Roller. Jika memilih RPM Mesin, maka informasi tersebut menggunakan
RPM Mesin.
Pada versi terbaru, fungsi tersebut telah diperbarui dan dipisahkan
antara tampilan grafik dan informasi hasil maksimum.
Pengguna tetap dapat memilih skala RPM yang digunakan pada grafik:
- RPM Roller → grafik menampilkan skala
berdasarkan putaran roller.
- RPM Mesin → grafik menampilkan skala
berdasarkan putaran mesin.
Pilihan tersebut hanya memengaruhi tampilan dan label sumbu X pada
grafik.
Sementara itu, informasi hasil maksimum kini selalu menggunakan RPM
mesin sebagai acuan, yaitu:
- MAX HP @ RPM Mesin
- MAX TQ @ RPM Mesin
Dengan pembaruan ini, pengguna dapat memilih tampilan grafik RPM Roller atau RPM Mesin sesuai kebutuhan, sementara informasi Maximum Power dan Maximum Torque tetap memiliki acuan RPM yang konsisten berdasarkan RPM mesin. Jika berminat update juga bisa langsung download software di bawah ini:
Pada versi terbaru Download Software Terbaru Motor Bensin V1.7.112 telah dilakukan beberapa penambahan fitur dan penyempurnaan untuk meningkatkan konsistensi pengukuran, kemudahan pengoperasian, pengolahan data, serta hasil laporan dyno.
1. Penambahan Fitur Smooth Grafik
Ditambahkan tombol Smooth yang dapat digunakan pada:
- Grafik saat proses pengukuran / running berlangsung.
- Data hasil pengukuran yang telah dibuka kembali.
Fitur ini membantu memperhalus tampilan grafik sehingga hasil pengukuran lebih mudah dibaca dan dianalisis.
2. Penambahan Tombol Print File PDF
Ditambahkan tombol Print untuk memudahkan pencetakan hasil pengujian. Serta di berikan keterangan garis warna pada Max 🟥 MAX TQ @ RPM Mesin🟨 MAX HP @ RPM Mesin.
Data dapat dicetak baik dari:
- Open "DATA" — hasil pengukuran yang di buka lewat POWER.
- File — data yang tersimpan dan dibuka melalui "File" agar bisa mendapatkan warna grafik yang berbeda antara HP dan Torsi.
Hasil print kini dilengkapi dengan kode warna untuk membantu membedakan dan membaca data hasil pengujian dengan lebih mudah.
Pemberian warna juga membuat laporan hasil dyno terlihat lebih terstruktur dan informatif.
3. Penyempurnaan Start Pengukuran pada Dyno3
Sistem pengukuran disempurnakan agar proses perhitungan dimulai berdasarkan titik Start yang telah ditentukan, sehingga kondisi sebelum pengukuran tidak memengaruhi baseline perhitungan.
Hal ini membantu meningkatkan konsistensi hasil ketika proses Clear dilakukan pada RPM atau kecepatan yang berbeda sebelum pengujian.
4. Penyempurnaan Mode Dyno2 di buat lebih ringan
Dilakukan berbagai penyempurnaan pada sistem pembacaan sensor, filter, perhitungan, grafik, pengelolaan data, dan proses pengujian untuk meningkatkan stabilitas serta konsistensi software secara keseluruhan.
🚀 UPDATE SOFTWARE DYNOZET TERBARU V1.7.113
Pada versi terbaru ini telah dilakukan beberapa penyempurnaan untuk meningkatkan konsistensi hasil pengukuran, kestabilan grafik, serta kemudahan dalam membaca dan mencetak hasil dynotest.
🔧 Pembaruan & Penyempurnaan
1. Penambahan Menu Filter pada Dyno2
Ditambahkan pilihan filter pada Dyno2 untuk membantu menghasilkan pembacaan data yang lebih stabil dan sesuai dengan karakteristik pengukuran. Ditambahkan sistem penguncian RPM awal pengukuran agar titik mulai dynotest lebih konsisten pada setiap pengambilan data. Dengan demikian, proses perbandingan antara satu hasil pengukuran dengan pengukuran lainnya menjadi lebih akurat dan mudah dianalisis.
2. Penambahan MAX Km/h @ Time
Informasi kecepatan maksimum (MAX Km/h) beserta waktu pencapaiannya (@ Time) kini tersedia pada:
- Live Dynotest
- Open Data
- Print / PDF
Fitur ini memudahkan pengguna untuk melihat tidak hanya kecepatan maksimum kendaraan, tetapi juga berapa waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kecepatan tersebut.
3. Penyesuaian Sistem Filter
Sistem filter telah disesuaikan agar pemilihan level filter lebih konsisten terhadap hasil pengukuran. Nilai MAX Horsepower dan MAX Torque tetap terjaga dan tidak mengalami perbedaan yang signifikan akibat pemilihan filter. Dengan demikian, filter lebih difokuskan pada kestabilan dan tampilan grafik, bukan untuk mengubah nilai puncak hasil pengukuran.
Download Software Terbaru Motor Bensin V1.7.113
⚠️PEMBERITAHUAN UNTUK UPDATE SOFTWARE DYNOZET V1.7.113
Jangan gunakan Mode Dyno2 pada V1.7.112 untuk pengukuran baru.
Pada V1.7.112, Mode Dyno2 belum dilengkapi penguncian Start RPM. Setelah evaluasi, Mode Dyno2 membutuhkan penguncian RPM awal agar titik mulai pengukuran lebih konsisten.
Jika software lama digunakan dan setelah "Refresh" atau "Save" masih terdapat garis atau data awal pada grafik, hasil perhitungan HP dan Torque dapat mengalami selisih yang cukup besar.
🔧 Sofrware Dynozet V1.7.113 telah dilengkapi:
Menu pilihan Filter di Mode Dyno2
Penguncian Start RPM di Mode Dyno2
Penyesuaian Filter agar MAX HP dan MAX Torque tetap konsisten saat memilih filter yang berbeda di semua mode dyno1, dyno2 dan dyno3.
MAX Km/h @ Time pada Live, Open Data, dan Print PDF. Fitur ini memudahkan pengguna untuk melihat tidak hanya kecepatan maksimum kendaraan, tetapi juga berapa waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kecepatan tersebut.
❗ REKOMENDASI
Gunakan Software Dynozet V1.7.113 atau versi terbaru untuk seluruh pengukuran.
Versi terbaru menggunakan sistem pengolahan data yang telah disesuaikan sehingga hasil dynotest lebih konsisten, stabil, dan mudah dibandingkan.











































































